WATER RESCUE

by admin on February 9, 2012

 PEDOMAN KESELAMATAN DI AIR  DAN MENGHADAPI KEDARURATAN 


A. Pedoman Keselamatan Di Air

Setiap orang harus mengikuti ketentuan keselamatan di air ketika akan melakukan aktivitas air. Ketentuan keselamatan di air  sangat penting terlebih lagi bagai pengawas yang bertanggung jawab terhadap setiap orang yang akan bekerja di air. Petugas penyelamat Pantai atau penjaga kolam berkewajiban untuk memberikan response jika terjadi keadaan darurat di air seperti : areal kolam renang, pantai, tempat rekreasi dan lain-lain.   Setiap orang harus mengikuti ketentuan ketika berada atau beraktivitas disekitar air.   Ketentuan keselamatan di air  sangat penting terlebih lagi jika anda sebagai pengawas atau pengarah bagi orang lain yang beraktivitas di air atau orang yang meresponse jika terjadi keadaan darurat di air.   Berikut ini pedoman keselamatan di air secara umum :

  1. Belajar berenang.
    Belajar mengendalikan boat, Pertolongan pertama, dan ketrampilan RJP.   Hubungi Basarnas/ kantor SAR/ Possi/ polisi/ Marinir/ Al/ dll, instansi terkait yang menangani masalah di perairan.
  2. Mengetahui apa yang harus dilakukan  pada kejadian keadaan darurat di air.
  3. Menggunakan alat bantu apung personal (life jacket) sebagai tindakan keselamatan.

Memperhatikan kondisi cuaca dan ramalan cuaca sebagai pertimbangan untuk memberikan tindakan pertolongan. Mengetahui  bagaimana mencegah kecelakaan, mengenal bahaya dan perawatan untuk korban yang mengalami cidera.

Gambar : Life Jacket

 B. Pencegahan

Keberhasilan Pertolongan terhadap korban di air  adalah pertolongan yang dilakukan saat kecelakaan baru saja terjadi, karena penolong berada disekitar korban. Kondisi ini umumnya terdapat pada tempat-tempat rekreasi seperti kolam renang, pantai dll, yang selalu diawasi oleh life guard. Tetapi belum semua lokasi ini terfasilitasi oleh life guard (petugas penyelamat).   Tingkat Kesulitan akan  lebih tinggi lagi bila daerah kejadian yang jauh dari keramaian seperti sungai. Sungai merupakan salah satu sumber kahidupan sebagian besar masyarakat dalam memenuhi kebutuhan setiap hari, untuk keperluan air bersih, pengairan dll, dimana sungai hampir terdapat dan melintas semua perkotaan dan ternyata sungai sering menimbulkan korban. Korban kecelakaan disungai umumnya selalu terlambat dalam penanganan karena tim penolong mendapat informasi setelah 1 atau 2 jam kemudian dikarenakan swadaya dari rasa tingginya jiwa menolong membuat masyarakat berusaha dahulu untuk memberikan pertolongan. Bila usaha yang dilakukan tidak mendapatkan titik terang maka baru menghubungi tim penolong.

Pada daerah-daerah yang dijadikan obyek wisata atau kegiatan umum perlu di upayakan untuk  mengeliminasi kejadian yang dapat berakibat fatal bagi setiap orang yang beraktifitas di air / perairan,  seperti adanya petunjuk-petunjuk :

  1. Papan Peringatan.   Papan peringatan ini ditempatkan pada bagian yang selalu akan dibaca orang.
  2. Memberi tanda di tempat-tempat yang bahaya.   Tempat yang bahaya ini harus selalu di perbarui karena pengaruh arus menyebabkan posisi bahaya akan bergeser.
  3. Memberi tanda kedalaman.
  4. Menyiapkan alat apung tipe IV, dekat dengan lokasi keramaian
  5. Mengetahui apa yang harus dilakukan  pada kejadian keadaan darurat di air.
  6. Menggunakan life jacket.
  7. Memperhatikan kondisi cuaca dan ramalan cuaca.
  8. Kesiap siagaan petugas penyelamat.

C. Menghadapi Kedaruratan

Keadaan darurat selalu datang tanpa dapat diperhitungkan terlebih dahulu, dan sering pada saat petugas sedang tidak dalam kondisi siaga, sehingga menyebabkan pertolongan terlambat.   Penyelamatan jiwa manusia tidak menjadi tanggung jawab tim penyelamat saja tetapi menjadi tanggung jawab setiap orang.  Oleh sebab itu setiap orang yang mengetahui atau mendengar adanya keadaan darurat dan ada korban maka segera lakukan :

  1. Segera beri pertolongan jika mampu dan bawa ke tempat yang aman.
  2. Pertahankan jalan napas.
  3. Lapor ke penanggung jawab lokasi/ aparat setempat.
Bersambung,,,,,,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>